Kamis, 07 Maret 2013

MERAKIT PC



Cara Merakit Komputer

 
Cara merakit komputer bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan seperti yang banyak dikatakan orang-orang. Bahkan, merakit komputer bisa menjadi hal yang menyenangkan, karena bisa dikatakan seperti bermain puzzle. Namun, sebelum kita melakukan perakitan komputer, kita harus mempersiapkan terlebih dahulu komponen-komponen dari komputer yang akan kita rakit. Berikut ini adalah komponen-komponen yang akan digunakan dalam tutorial cara merakit komputer yang disertai dengan gambar kali ini beserta fungsinya:

1. Motherboard
Cara Merakit Komputer (02)
Motherboard merupakan salah satu komponen komputer yang akan digunakan sebagai tempat dimana kita menancapkan atau memasangkan komponen-komponen komputer lainnya misalnya processor, video card, sound card, harddisk, dan lain-lain. Motherboard berguna sebagai pernghubung antara komponen satu dengan komponen yang lainnya agar supaya dapat saling melakukan komunikasi satu sama lain. Masing-masing motherboard mempunyai spesifikasinya sendiri, misalnya processor yang seperti apa yang bisa dipasangkan ke motherboard tersebut serta berapa kapasitas maksimal RAM yang bisa didukung oleh motherboard tersebut.
2. Casing
Cara Merakit Komputer (03)
Casing merupakan salah satu komponen komputer pada cara merakit komputer ini yang yang berfungsi menjadi tempat dimana kita akan meletakkan atau menempelkan motherboard, power supply, optical disc drive, harddisk, dan lain-lain. Casing ini berbeda berdasarkan ukurannya yang dikelnal juga dengan form factor (seperti ATX dan Micro ATX) dimana form factor ini memiliki acuan kepada form factor motherboard yang didukungnya. Jika Anda memberli casing, biasanya didalamnya sudah terdapat power supply yang sudah menempel dan siap digunakan
3. Power Supply
Cara Merakit Komputer (04)
Seandainya sebuah mobil yang tidak bisa hidup apabbila tidak mempunyai bahan bakar, maka sebuah komputer juga tidak akan dapat menyala apabila tidak mempunyai power supply atau PSU (Power Supply Unit). Power supply merupakan satu komponen komputer yang memiliki fungsi sebagai pensuplai arus listrik ke komponen-komponen lainnya misalnya saja motherboard, harddisk, optical disk drive, dan lain-lain. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, saat ini power supply biasanya disertakan di dalam casing jika kita membeli casing komputer.
4. Processor
Cara Merakit Komputer (05)
Apabila komputer bisa dianggap seorang manusia, maka processor merupakan otak manusia itu sendiri. Processor atau CPU (Central Processing Unit) merupakan komponen komputer yang memiliki tugas sebagai yang melakukan eksekusi instruksi atau melakukan perhitungan-perhitungan matematika. Saran saya pada artikel cara merakit komputer ini adalah jika Anda ingin membeli sebuah processor, maka Anda sebaiknya mencari tahu terlebih dahulu socket processor seperti apa yang ada pada motherboard Anda, apakah socket AM2, socket LGA, atau lain. Jika Anda membeli motherboard da processor pada toko yang sama, Anda bisa meminta rekomendasi yang baik dari pemilik toko tersebut, saya yakin mereka pasti akan bisa melayani Anda dengan baik.
5. RAM
Cara Merakit Komputer (06)
RAM merupakan kependekan dari Random Access Memory. RAM adalah komponen komputer yang memiliki tugas untuk menyimpan data secara sementara dari suatu program yang sedang berjalan dimana data-data yang tersimpan tersebut dapat dibaca atau diakses dengan cara acak. Sebelum Anda membeli sebuah RAM Anda sebaiknya mencari tahu terlebih dahulu slot RAM apa yang ada pada motherboard yang Anda miliki, apakah SDRAM, DDR, DDR2, DDR3 atau lainnya.
6. Video Card
Cara Merakit Komputer (07)
Video card merupakan komponen komputer untuk cara merakit komputer yang memiliki peran yaitu menghasilkan output untuk kemudian ditampilkan pada monitor. Lagi-lagi, sebelum Anda membelanjakan uang Anda untuk membeli video card, Anda mesti mencari tahu slot video card apa yang ada di motherboard yang Anda miliki, apakah slot PCI, AGP, PCI-X, PCI Express, atau lainnya.
7. Harddisk
Cara Merakit Komputer (08)
Harddisk merupakan komponen komputer yang berguna sebagai tempat kita menyimpan data. Makin besar kapasitas harddisk yang Anda punyai, maka makin banyak pulalah data yang dapat Anda simpan di komputer Anda nantinya. Sebelum Anda berbelanja harddisk, Anda mesti tahu interface harddisk yang bagaimana yang ada pada motherboard yang Anda miliki, apakah IDE, SCSI, SATA, atau lainnya.
8. Optical Disk Drive
Cara Merakit Komputer (09)
Sebenarnya, tanpa komponen yang satu ini pun Anda sudah bisa mengikuti cara merakit komputer ini dan menjalankan komputer Anda dengan baik. Namun tanpa komponen ini rasanya sangat kurang lengkap komputer kita, karena tidak bisa memutar film, baik dari VCD, DVD, ataupun blueray. Juga jika Anda nanti ingin menginstal sistem operasi pada komputer Anda yang pada umumnya sistem operasi di jual dalam bentuk CD, Anda akan kesusahan karena tidak ada optical disk drive ini, ya walaupun bisa diinstal dengan USB Flash Drive, namun akan dibutuhkan waktu yang lebih lama lagi. Jika Anda ingin membeli sebuah optical disk drive, Anda sebaiknya mencari tahu interface seperti apa yang ada di motherboard Anda, apakah IDE, SATA, atau lainnya.
Walaupun tanpa sebuah optical disc drive komputer kita bisa nyala atau berfungsi, tetapi rasanya tanpa komponen komputer yang satu ini komputer kita seperti terisolasi dari dunia luar, terisolasi dari dunia luar maksudnya kita akan kesulitan jika suatu saat ingin meng-copy data, meng-install program, menonton film VCD atau DVD, yang semuanya tersimpan di dalam sebuah keping CD atau DVD. Optical Disc Drive ini bisa berupa CD-ROM, DVD-ROM, DVD-RW, Blue-Ray, atau lain sebagainya.
Selain komponen-komponen diatas pastinya yang harus Anda siapkan juga adalah monitor, keyboard, mouse. Siapkan juga sistem operasi yang akan diinstal pada komputer Anda nantinya, CD Driver dan software-software lainnya yang Anda butuhkan nantinya. Siapkan juga beberapa peralatan seperti obeng, tang, dan pinset. Secara umum langkah-langkah cara merakit komputer adalah sebagai berikut:
1. Menyiapkan dan Mengamati Motherboard.
  • Persiapkan motherboardnya dan amatilah setiap bagiannya dengan teliti. Jika perlu Catatlah posisi komponen yang terdapat padanya supaya lebih paham.
Cara Merakit Komputer (10)
  • Bukalah pengunci socket processornya dengan perlahan dengan cara diangkat ke atas.
Cara Merakit Komputer (11)
2. Pemasangan Processor
  • Ambillah processor dan perhatikalah bahwa processor memiliki tanda di salah satu sudutnya, tanda ini biasanya berupa lekukan, lubang atau tanda panah.
  • Paskanlah tanda tersebut dengan tanda yang terdapat pada socket processor di motherboard Anda.
  • Apabila Anda melakukannya dengan benar pada cara merakit komputer ini, maka processor akan duduk di socketnya dengan baik dan benar, dan biasanya tidak akan bisa digerakkah ke kanan atau ke kiri lagi.
  • Kunci lagi socket processor tersebut, dengan cara menarik tuas kebawah lalu mengaitkan pada pengunci yang sudah disediakan.
Cara Merakit Komputer (12)
3. Memasang Heatsink dan Kipas Pendingin
  • Heatsink biasanya sudah terangkai menjadi satu dengan kipas angin, jadi kita tinggal melakukan pemasangan saja dan untuk melakukannya amat mudah.
  • Namun sebelum melakukan pemasangan, Anda harus memperhatikan posisi kabel daya kipasnya dengan lokasi connector daya yang ada di motherboard. Usahakan jaraknya adalah jarak terpendek dan kabelnya itu jangan sampai bersinggungan dengan kipas.
  • Dalam contoh cara merakit komputer kali ini heatsink yang digunakan adalah heatsink Pentium 4 dengan bentuk bulat dan memiliki 4 buah pengunci di 4 titik disekeliling pendingin yang nantinya akan di tancap ke motherboard.
  • Pasangkan heatsink itu dengan meletakkannya pas berada di atas processor lalu posisikan dengan tepat dudukan pendingin pada motherboard yang sudah disediakan.
  • Untuk menguatkannya kuncilah 4 titik yang ada pada pendingin tersebut menekan dan memutar searah dengan jarum jam dengan memakai obeng plus (+).
Cara Merakit Komputer (13)
4. Memasang RAM/Memori
  • Untuk melakukan pemasangan RAM, pada motherboard, bukalah pengunci slot RAM yang terdapat di kedua sisinya.
  • Lihat dengan seksama bahwa setiap keping memori mempunyai parit di sisi bawahnya. Pada cara merakit komputer kali ini kita memakai Double Data Rate Random Access Memory (DDRAM). Seperti yang sudah saya jelaskan diatas bahwa terdapat RAM dengan jenis yang lain, namun sekarang ini sulit ditemui di pasaran dengan keadaan yang baru. RAM ini yang biasa dikenal dengan Syncronous Dynamic Random Access Memory (SDRAM).
  • Posisikan dengan tepat parit atau celah ini dengan slot memori yang ada di motherboard. Jika tidak cocok, maka jangan memaksakannya, karena bisa merusak memori atau slot memori itu sendiri, dan jika sudah rusak Anda harus membeli yang baru.
  • Tekan kedua ujung RAM dengan perlahan namun dengan sedikit tenaga sehingga terdengar bunyi “klik” yang diakibatkan oleh pengunci RAM yang ada di slot RAM tersebut.
Cara Merakit Komputer (14)
5. Menyiapkan Casing
  • Persiapkan casing yang akan dipakai.
  • Letakkan di atas meja, dilantai atau ditempat dimana yang menurut Anda nyaman.
  • Lepaskan sekrup yang terdapat di bagian belakang casing, lalu buka penutup sampingnya dengan perlahan, seperti pada gambar di bawah ini.
Cara Merakit Komputer (15)
  • Paskkan posisi motherboard dengan dudukan yang terdapat di casing.
  • Agar cara merakit komputer ini lancar sampai akhir, yakinkan kaki-kakinya itu akan menopang motherboard Anda pada bagian yang butuh tekanan yang cukup kuat, seperti socket processor atau slot memory. Jangan sampai lupa pada setiap dudukan motherboard yang memiliki lubang baut mesti diberikan sekrup/baut, supaya kokoh dan tidak goyang.
6. Memasang Motherboard
  • Siapkan sekrup-sekrup yang akan dipakai serta obengnya, lalu pasangkan motherboard Anda dengan benar pada dudukan yang disediakan di casing.
  • Kemudian putar searah dengan jarum jam sekrup-sekrup yang dipakai untuk motherboard tersebut dengan baik dan benar.
Cara Merakit Komputer (16)
7. Menyiapkan Harddisk
  • Siapkan harddisk Anda, lalu lihat bagian jumpernya. Pada jumper ada pilihan Master, Slave atau Cable Select. Keterangan ini bisa Anda jumpai di permukaan harddisk.
  • Pasangkan jumper di posisi yang Anda diinginkan. Bila perlu gunakan pinset guna mencabut atau memasang jumper pada harddisk.
  • Jika cuma ada 1 buah harddisk saja, maka jumper diposisikan sebagai Master.
  • Namun jika ada 2 buah harddisk yang digunakan pada 1 komputer dan keduanya akan digunakan, maka 1 harddisk dijadikan Master sedangkan harddisk lainnya harus diatur di posisi Slave.
8. Memasang Harddisk ke Casing
  • Beberapa casing memakai sistem bracket yang bisa dilepas dengan mudah guna memudahkan untuk pemasangan harddisk.
  • Dalam artikel cara merakit komputer ini saya menyarankan, gunakanlah sekrup yang pas, jangan kebesaran dan kepanjangan karena akan merusak harddisk, lalu pasang sekrup di dudukan harddisk dengan baik dan benar.
Cara Merakit Komputer (17)
9. Menghubungkan Harddisk ke Motherboard
  • Lihatlah bahwa ada dua jenis kabel data IDE, yaitu 40-wire dan 34-wire. Kabel 40-wire dipakai untuk harddisk, sedangkan kabel 34-wire dipakai untuk flopy disk drive (FDD).
  • Instalasi kabel data ini jangan sampai terbalik. Di satu sisi umumnya ada kabel yang berwarna merah yang berarti itu adalah pin nomor 1.
  • Posisi ini juga ada tandanya di harddisk. Wajarnya posisi pin 1 di harddisk (kabel warna merah) ada pas bersebelahan dengan connector daya yang juga berwarna merah.
Cara Merakit Komputer (18)
10. Menyiapkan CD / DVD Drive
  • Sama seperti harddisk, CD / DVD drive juga memiliki jumper yang berfungsi untuk menentukan posisi Master atau Slave. Aturlah jumper pada posisi yang Anda ingin.
12. Memasang CD/DVD Drive
  • Untuk melakukan pemasangan CD/DVD drive umumnya kita perlu melepaskan panel depan casing dulu, namun ini juga tergantung dengan jenis atau model casing yang Anda gunakan.
  • Bukalah penutup drive yang berada di panel depan pada casing.
  • Pasangkan CD/DVD drive dengan baik dan benar sampai tidak goyah, lalu tutup lagi panel depan casing Anda (bila memakai panel depan).
13. Menghubungkan CD/DVD Drive ke Motherboard
  • Untuk memasang kabel data IDE yang berasal dari CD/DVD ke motherboard caranya tidak berbeda dengan harddisk.
  • Pasangkan connector CD/DVD, lalu ujung yang satu lagi menuju ke motherboard, di connector yang ada tulisan CD.
  • Jangan sampai lupa, selalu rapikan kabel-kabel yang ada supaya kabel dalam cara merakit komputer ini tidak saling membelit dan semrawut. Aturlah lintasan serta jalur kabel agar rapi, bila diperlukan ikat dengan rapi agar enak dipandang mata.
14. Menghubungkan Kabel Connector Pada Motherboard
  • Sekarang Anda harus menghubungkan kabel-kabel yang ada di casing ke motherboard.
  • Kabel-kabel yang ada di casing terdiri dari switch daya, indikator daya, indikator harddisk, tombol reset serta speaker, seperti yang ada pada gambar di bawah ini.
  • Untuk casing dengan model tertenu yang tersedia panel depan, contohnya universal serial bus (USB), maka kabel-kabelnya juga mesti dikoneksikan ke motherboard supaya bisa berfungsi dengan normal.
Cara Merakit Komputer (19)
15. Menghubungkan Kabel Daya
  • Jika suda terpasang semua, kemudian langkah berikutnya cara merakit komputer yaitu mengkoneksikan kabel daya dari catu daya (power supply) ke motherboard, harddisk, dan CD/DVD ROM.
  • Untuk motherboard Pentium 4, paling sedikit ada 2 connector daya yang mesti dipasang, seperti gambar berikut ini.
Cara Merakit Komputer (20)
Cara Merakit Komputer (21)
  • lalu koneksikanlah juga kabel daya ke hardisk dan CD/DVD ROM. Bila casing Anda memakai kipas untuk pendinginan, hubungkanlah kipas tersebut ke catu daya atau ke motherboard, sesuai dengan connector yang disediakan agar bisa berfungsi.
Cara Merakit Komputer (22)
16. Siapkan Komponen-komponen Bagian Luar
  • Apabila komponen-komponen pada cara merakit komputer yang ada di bagian dalam sudah selesai, selanjutnya adalah komponen-komponen yang ada pada bagian luar, seperti misalnya colokan monitor, colokan keyboard, colokan mouse dan speaker.
Cara Merakit Komputer (23)
  • Untuk komponen-komponen bagian luar ini, kita hanya melakukan penyambungan kabel-kabelnya saja di terminal yang telah ditentukan, misalnya keyboard, mouse, speaker dan lain-lainnya.
  • Ingat dan jangan sampai lupa kabel-kabel daya, baik untuk bagian casing maupun monitor.
17. Memeriksa Catu Daya
  • Telitilah dengan seksama pada catu daya (power supply) yang Anda pakai. Tegangan normal yaitu 220 – 230 Volt. jika terdapat switch, pindahkanlah switch ke sumber tegangan yang memang sesuai.
Cara Merakit Komputer (24)
  • Beberapa catu daya sudah memiliki pemindahan tegangan (switch) antara 110 atau 220 Volt.
18. Komputer Anda Sudah Siap Digunakan
  • Sampai langkah ini komputer Anda sudah siap untuk digunakan dan diinstal sistem operasi.
  • Nyalakan komputer Anda dengam menekan tombol power yang ada, namun sebelumnya berdoa terlebih dahulu, agar tidak ada kendala.
  • Jika tidak ada kesalahan, maka komputer rakitan Anda akan menyala.
  • Jika tidak mau menyala, coba periksa kembali kabel dayanya.

Waduuh.. waktunya sempit sekali nih, saya posting ini karna besok mau ada ujian praktek.. yakni praktek Menginstall Debian 5 Server. Jadi buru-buru deh saya ngepost ini buat belajar sendiri, dan kali aja berguna buat temen-temen sekelas saya maupun yang membaca postingan ini.
 
Buat kamu yang lagi praktek atau lagi nyari-nyari artikel tentang Cara Menginstall Debian 5 Server, itu artinya kamu datang di blog yang tepat :p ciee elaah.. Karna blog ini selain membahas tutorial blog juga membahas tentang komputer juga.
Okelah langsung saja berikut tutorial cara menginstall Debian 5 server yang sudah saya buat sendiri, silakan disimak:
Cara Menginstall Debian 5 Server
  1. Booting pertama » CD/DVD
    Booting kedua » Hard disk
    Lalu simpan (F10)
  2. Installer boot menu » Install (Enter)
  3. Pilih » English
  4. Pilih » United States
  5. Pilih » American English
  6. Primary network interface:
    Pilih yang eth0
  7. Continue (Enter)
  8. Network configuration method:
    Pilih » Configure network manually
  9. IP Address: 192.168.90.156 (150 + Absen kita)
  10. Netmask: 255.255.255.0
  11. Gateway: 192.168.90.1
  12. Name Server Address: 192.168.90.1
  13. Hostname: asrul (Nama kita)
  14. Domain name: http://www.smk2tegal.sch.id
  15. Select your time zone:
    Pilih » Pacific
  16. Partitioning method:
    Pilih » Guide – use entire disk
     
  17. Select disk to partition (Enter)
  18. Partitioning scheme:
    Pilih » All files in one partition (recommended for new user)
     
  19. Finish partitioning and write changes to disk (Enter)
     
  20. Write the changes to disk ? pilih » Yes
     
  21. Root Password, Re-enter password to verify: 1 (password)
  22. Full name for the new user: asrul nur rahim
  23. Username for your account: asrul
  24. Choose a password for the new user, Re-enter password to verify: 1 (password)
  25. Scan another CD or DVD ? Pilih » No
  26. Use a network mirror ? Pilih » No
  27. Participate in the package usage survey ? Pilih » No
     
  28. Choose software to install:
    Uncheck » Desktop environment
    Check » Standard system
  29. Install the GRUB boot loader to master boot record ? Pilih » Yes
     
  30. Apabila sudah selesai menginstall, maka akan merestart sendiri, lalu kita masuk BIOS untuk mengganti booting.
    Booting pertama » Hard disk
    Booting kedua » CD/DVD
  31. Selanjutnya kita akan mengkonfigurasi Squid pada debian 5 server yang dibahas di postingan selanjutnya setelah postingan ini.
Aside | Posted on by | Leave a comment
Naah.. sesuai pada postingan Kamu Klik yang Kamu Klik Berganti Konsep Blog (Satu Topik » Banyak Topik) dan inilah postingan Kamu Klik yang membahas selain Tutorial Belajar Blog, yakni tentang Komputer. Diawali dengan Langkah-langkah Cara Menginstall Windows XP.
Buat kamu yang belum tau cara menginstal windows xp atau lagi nyari-nyari artikel cara menginstall windows xp ini bisa membaca langkah-langkah cara menginstall windows xp dibawah.
Mungkin bagi sebagian orang hal ini sangat mudah tetapi bagi para pengguna awam ini sangatlah sulit karena faktor kebiasaan menginstal komputernya yang kurang. Artikel ini Kamu Klik buat untuk siapa saja yang ingin belajar cara menginstal komputernya sendiri dengan benar tanpa takut melakukan kesalahan karena tutorial ini Kamu Klik sertakan dengan gambar-gambar yang sangat mudah dimengerti.
Spesifikasi minimum hardware yang dibutuhkan:
  • Prosesor Pentium 1.5 Ghz/AMD yang setara
  • CDROM/DVDROM drive
  • RAM 128 MB
Yuk disimak Langkah-langkah Cara Menginstall Windows XP dibawah:
  • -Masukan CD Windows XP terlebih dahulu, kemudian kita masukan CD tersebut ke CDROM/DVDROM. Lalu restart computer, kemudian pada saat booting kita tekan tombol Delete pada keybord agar kita masuk ke BIOS (Basic Input Output System) komputer. Pada tampilan layar biasanya terdapat tulisan ‘Press DEL to run Setup’ bisa kita lihat pada gambar di bawah ini:
     
  • Lalu kita akan masuk pada BIOS kemudian pilih Boot pada menu dan pilih item Boot Device Priority seperti pada gambar dibawah ini:
     
  • Setelah itu Kita akan melakukan perubahan pada posisi 1st Boot Device yakni kita ganti dengan CDROM. caranya, klik ENTER lalu pilih CDROM. Lalu tekan F10 untuk menyimpan konfigurasinya. pilih YES, maka akan me-Restart.
     
  • Setelah pada tampilan berikut tekan Enter untuk lanjut pada proses instal.
     
  • Lanjut pada Lisencing Agreement tekan F8 untuk lanjut.
     
  • Pada gambar, posisi partisi belum terisi oleh sistem windows. Tekan Enter untuk menginstal langsung tanpa membuat partisi.
     
  • Atau jika membuat partisi, Tekan C untuk membuat partisi. Lalu masukan berapa besar kapasitas partisi yang di inginkan. dan tekan Enter untuk membuat partisinya seperti terlihat pada gambar.
     
  • Kemudian tekan Enter untuk melakukan proses instal.
     
  • Dan pilih NTFS file system (Quick) atau FAT file system (Quick) lalu tekan Enter.
     
  • Bila proses instalasi langkah diatas sudah benar maka akan tampil seperti gambar.
     
  • Setelah itu kamu sampai pada layar berikut klik Next.
     
  • Lalu isikan dengan Nama dan Organisasi Kamu kemudian tekan Next.
     
  • Disini Kamu akan mengisikan Produk Key atau Serial Number dari type windows Kamu tekan Next lagi.
     
  • Isikan nama komputer dan password untuk mengaksesnya lalu tekan Next.
     
  • Set Time Zone pada posisi (GMT+80:00) klik Next.
     
  • Typical settings: Pada option ini settingan jaringan akan dibuat default windows dan Custom settings: Untuk mensetting jaringan kamu secara manual lalu klik Next.
     
  • Bila kamu terhubung kejaringan local dengan domain pilih option Yes, lalu isi dengan nama DOMAIN yang sama dengan DOMAIN jaringan kamu dan sebaliknya jika tidak terhubung kejaringan atau terhubung tapi tanpa DOMAIN pilih option No, sekali lagi tekan Next.
     
Selanjutnya kamu tinggal mengklik Ok,Next,Skip dan Finish juga diminta mengisikan nama kamu. hingga kamu berada pada tampilan Dekstop Windows seperti dibawah ini. Sekarang Kamu tinggal menginstal driver hardware CPU Kamu.
Waduuh.. waktunya sempit sekali nih, saya posting ini karna besok mau ada ujian praktek.. yakni praktek Menginstall Debian 5 Server. Jadi buru-buru deh saya ngepost ini buat belajar sendiri, dan kali aja berguna buat temen-temen sekelas saya maupun yang membaca postingan ini.
 
Buat kamu yang lagi praktek atau lagi nyari-nyari artikel tentang Cara Menginstall Debian 5 Server, itu artinya kamu datang di blog yang tepat :p ciee elaah.. Karna blog ini selain membahas tutorial blog juga membahas tentang komputer juga.
Okelah langsung saja berikut tutorial cara menginstall Debian 5 server yang sudah saya buat sendiri, silakan disimak:
Cara Menginstall Debian 5 Server
  1. Booting pertama » CD/DVD
    Booting kedua » Hard disk
    Lalu simpan (F10)
  2. Installer boot menu » Install (Enter)
  3. Pilih » English
  4. Pilih » United States
  5. Pilih » American English
  6. Primary network interface:
    Pilih yang eth0
  7. Continue (Enter)
  8. Network configuration method:
    Pilih » Configure network manually
  9. IP Address: 192.168.90.156 (150 + Absen kita)
  10. Netmask: 255.255.255.0
  11. Gateway: 192.168.90.1
  12. Name Server Address: 192.168.90.1
  13. Hostname: asrul (Nama kita)
  14. Domain name: http://www.smk2tegal.sch.id
  15. Select your time zone:
    Pilih » Pacific
  16. Partitioning method:
    Pilih » Guide – use entire disk
     
  17. Select disk to partition (Enter)
  18. Partitioning scheme:
    Pilih » All files in one partition (recommended for new user)
     
  19. Finish partitioning and write changes to disk (Enter)
     
  20. Write the changes to disk ? pilih » Yes
     
  21. Root Password, Re-enter password to verify: 1 (password)
  22. Full name for the new user: asrul nur rahim
  23. Username for your account: asrul
  24. Choose a password for the new user, Re-enter password to verify: 1 (password)
  25. Scan another CD or DVD ? Pilih » No
  26. Use a network mirror ? Pilih » No
  27. Participate in the package usage survey ? Pilih » No
     
  28. Choose software to install:
    Uncheck » Desktop environment
    Check » Standard system
  29. Install the GRUB boot loader to master boot record ? Pilih » Yes
     
  30. Apabila sudah selesai menginstall, maka akan merestart sendiri, lalu kita masuk BIOS untuk mengganti booting.
    Booting pertama » Hard disk
    Booting kedua » CD/DVD
  31. Selanjutnya kita akan mengkonfigurasi Squid pada debian 5 server yang dibahas di postingan selanjutnya setelah postingan in
   

PENGANTAR MYSQL

  • Pendahuluan
  • Keunggulan MySQL
  • Sistem Server Database MySQL
  • Referensi

Pendahuluan

SQL ( Structured Query Language ) adalah bahasa stndart yang digunakan untuk mengakses server database . Semenjak tahun 70-an bahasa ini telah dikembangkan oleh IBM, yang kemudian diikuti dengan adanya Oracle, Informix dan Sybase. Dengan menggunakan SQL, proses akses database menjadi lebih user-friendly dibandingkan dengan misalnya dBase ataupun Clipper yang masih menggunakan perintah – perintah pemrograman murni.
Selain MySQL, ada beberapa jenis pemograman yang berorientasi database yang dapat digunakan untuk aplikasi di web seperti ORACLE. Oracle merupakan sebuah perusahaan besar di dunia yang cakupan bisnis salah satunya adalah penjualan software dan pembuatan software database yang diperuntukkan bagi perusahaan-perusahaan besar di dunia. Karena softwarenya tidak bebas di “pasaran” atau tidak free software maka sebagian besar perusahaan kecil atau menengah atau programmer web masih menggunakan database MySQL sebagai software database perusahaan atau webnya.
Berita terayar mengabarkan bahwa ORACLE merupakan perusahaan yang mendapatkan keuntungan terbesar dalam bisnis software database.
MySQL adalah sebuah server database SQL multiuser dan multi-threaded. SQL sendiri adalah salah satu bahasa database yang paling populer di dunia. Implementasi program server database ini adalah program daemon ‘mysqld’ dan beberapa program lain serta beberapa pustaka.
MySQL dibuat oleh TcX dan telah dipercaya mengelola sistem dengan 40 buah database berisi 10,000 tabel dan 500 di antaranya memiliki 7 juta baris (kira-kira 100 gigabyte data). Database ini dibuat untuk keperluan sistem database yang cepat, handal dan mudah digunakan. Walaupun memiliki kemampuan yang cukup baik, MySQL untuk sistem operasi Unix bersifat freeware, dan terdapat versi shareware untuk sistem operasi windows. Menurut pembuatnya, MySQL disebut seperti “my-ess-que-ell” dan bukan my-sequel !
Sebagaimana database sistem yang lain, dalam SQL juga dikenal hierarki server dengan database-database. Tiap-tiap database memiliki tabel-tabel. Tiap-tiap tabel memiliki field-field.
Umumnya informasi tersimpan dalam tabel – tabel yang secara logik merupakan struktur 2 dimensi  terdiri atas baris dan kolom.Field-field tersebut dapat berupa data seperti int , realm char, date, time dan lainnya.
SQL tidak memiliki fasilitas pemrograman yang lengkap, tidak ada looping ataupun percabangan ,misalnya. Sehingga untuk menutupi kelemahan ini perlu digabung dengan bahasa pemrograman semisal C.
Dalam training ini kita menggunakan MySQL sebgai SQL server karena berbagai kelebihannya. Antara lain;
  1. Source MySQL dapat diperoleh dengan mudah dan gratis
  2. Sintaksnya lebih mudah dipahami dan tidak rumit
  3. Pengaksesan database dapat dilakukan dengan mudah

Keunggulan MySQL

  • MySQL merupakan program yang multi-threaded, sehingga dapat dipasang pada server yang memiliki multi-CPU.
  • Didukung program-program umum seperti C, C++, Java, Perl, PHP, Python, TCL APIs dls.
  • Bekerja pada berbagai platform. (tersedia berbagai versi untuk berbagai sistem operasi).
  • Memiliki jenis kolom yang cukup banyak sehingga memudahkan konfigurasi sistem database.
  • Memiliki sistem sekuriti yang cukup baik dengan verifikasi host.
  • Mendukung ODBC untuk sistem operasi Microsoft Windows.
  • Mendukung record yang memiliki kolom dengan panjang tetap atau panjang bervariasi. dan masih banyak keunggulan lainnya (lihat manual mysql_3.22)
  • MySQL merupakan software yang free, dan bisa di download di www.mysql.com. Sedangkan software database lainnya seperti ORACLE merupakan software yang harus di beli.
  • MySQL dan PHP saling terintegrasi. Maksudnya adalah pembuatan database dengan menggunakan sintak PHP dapat di buat. Sedangkan input yang di masukkan melalui aplikasi web yang menggunakan script server-side seperti PHP dapat langsung dimasukkan ke database MySQL yang ada di server dan tentunya web tersebut berada di sebuah web server.

Sistem Server Database MySQL

Sistem database MySQL memiliki sistem sekuritas dengan tiga verifikasi yaitu user(name), password dan host. Verifikasi host memungkinkan untuk membuka sekuriti di ‘localhost’, tetapi tertutup bagi host lain (bekerja di lokal komputer). Sistem sekuriti ini ada di dalam database mysql dan pada tabel user. Proteksi juga dapat dilakukan terhadap database, tabel, hingga kolom secara terpisah.

Referensi

Referensi pengetahuan tentang MySQL secara umum telah dipandang cukup dari manual yang telah diberikan oleh TcX (mysql_3.22). Beberapa buku lain tengan database SQL banyak dijumpai dan dapat memberikan pengetahuan tambahan tentang pemrograman SQL.
Akses Databases
            Pada umumnya akses ke database melalui tiga tahapan, yaitu :
1. Koneksi ke database (persiapan)
2 .Query/permintaan data (operasi)
3. Pemutusan koneksi
Koneksi ke database dilakukan menggunakan fungsi-fungsi mysql_connect(), mysql_pconnect(), mysqlselect­_db().
Untuk lebih lanjutnya, kita akan membahasnya pada bagian modul berikutnya.




















INSTALASI DAN TIPE DATA

  • Instalasi MySQL
  • Tipe Data

Instalasi MySQL

          
Untuk bisa bekerja dengan software MySQl, tentunya software tersebut harus terinstal terlebih dahulu di komputer kita. Untuk mendapatkan software tersebut kita dapat download dari website resmi MySQL yaitu http://www.mysql.com. Di website tersebut ada beberapa software MySQL dari yang terlama sampai yang terbaru.
            Dalam modul ini kita akan menggunakan MySQL versi mysql-3.23.32-win. Setelah anda download, file tersebut harus di ekstrak supaya kita dapat menginstalnya. Setelah di ekstrak maka kita install dengan menekan file setup dua kali. Selanjutnya ikuti instruksi yang ada ketika instalasi.
            Setelah kita berhasil menginstal software tersebut, maka untuk menjalankannya kita harus memulainya dari Dos-Prompt. Buka tampilan Dos-Prompt dari menu program pada tombol start. Jika kita meletakkan file instalasi mysql di direktori “c:\mysql” maka pada tampilan Dos-Prompt kita masuk ke directori tersebut. Perhatikan gambar di bawah ini :

Dari gambar di atas, maka dapat dijelaskan bahwa :
Pada baris pertama yaitu c:\windows\cd\
Dengan di tulisnya cd\ berarti kita pindah ke directori asal yaitu “c:\”. Ada juga sintak “cd..” yang berarti bahwa kita naik ke folder yang di atas folder sebelumnya.
            Karena ketika kita menginstalnya di folder c:\mysql maka kita harus masuk ke mysql. Untuk mengkonfigurasinya maka kita harus masuk ke folder “bin”  dengan menuliskan pada tampilan Dos-Prompt “c:\mysql\bin”
            Agar modul mysql berjalan dengan baik dan dapat terakses dengan benar maka kita harus menjalankan mysqldump yang ada di folder bin dengan sintak mysqld~2, juga kita harus menjalankan mysql-opt dengan sintak mysqld~1.
            Agar bisa MySQL dapat berjalan dengan baik di mana software tersebut terjaga dengan diberi password dan password tersebut terestriksi dengan baik maka gunakan sintak :

Sintak mysqladmin reload merupakan perintah untuk mengaktifkan mysql dan agar user dan passwordnya dapat aktif dengan baik.
Sintak mysqladmin –u root password smkti berarti nama user adalah root dan password-nya adalah smkti.
            Hal ini sangat berguna ketika kita ingi menghubungkan sintak PHP dengan MySQL karena untuk menghubungkannya kita membutuhkan nama user yang memiliki database tertentu dengan password yang harus terproteksi supaya user lain tidak dapat melihat dan menggangu ini database yang telah ada.
            Langkah selanjutnya adalah :

Untuk bisa masuk kedalam system MySQL maka kita harus menuliskan sintak :
mysql –u root –p
Maka akan muncul kalimat enter password . Password yang kita masukkan adalah password yang sudah kita nyatakan pada sintak sebelumnya yaitu smkti.
            Jika telah nampak sintak :
            mysql>
            mysql>
maka kita telah masuk kedalan system database MySQL tersebut.

Tipe Data
         
Beberapa jenis tipe data dalam MySQL memiliki tipe tersendiri dalam tiap field di table databasenya.
            MySQL mengenal beberapa type data field, yaitu :
  1. Tipe data numerik
Tipe data numerik dapat dibedakan menajdi dua kelompok, yaitu tipe data integer dan tipe data floating point. Tipe data integer untuk data bilangan bulat sedangkan tipe data floating point digunakan untuk bilangan desimal.
Tipe data numeric dapat kita sajikan dalam table di bawah ini :
Tipe data
Kisaran nilai
Tinyint
(-128) – 127 atau 0-225
Smallint
(-32768) – 32767 atau 0 – 65535
Mediumint
(-8388608)-8388607 atau 0-16777215
Int
(-2147683648)-(2147683647) atau 0-4294967295
Bigint
(-9223372036854775808)-(9223372036854775807) atau
0 – 18446744073709551615
Float(x)
(-3.402823466E+38)-(-1.175494351E-38),0,dan
1.175494351E-38 – 3.402823466E + 38
Float
Idem
Double
(-1.7976E+308)–(-2.22E-308),0,dan(2.22E-308)-(1.79E+308)

Besar kebutuhan memori penyimpanan untuk masin-masing tipe data di atas sebagai berikut :
Column type
Storage required
TINYINT
1 byte
SMALLINT
2 bytes
MEDIUMINT
3 bytes
INT
4 bytes
INTEGER
4 bytes
BIGINT
8 bytes
FLOAT(4)
4 bytes
FLOAT(8)
8 bytes
FLOAT
4 bytes
DOUBLE
8 bytes
DOUBLE PRECISION
8 bytes
REAL
8 bytes
DECIMAL(M,D)
M bytes (D+2, if M < D)
NUMERIC(M,D)
M bytes (D+2, if M < D)

  1. Tipe data string
Yang termasuk dalam tipe data string adalah tipe-tipe data berikut :
Tipe kolom
Kebutuhan memori penyimpanan
CHAR(M)
M bytes, 1 <= M <= 255
VARCHAR(M)
L+1 bytes, where L <= M and 1 <= M <= 255
TINYBLOB, TINYTEXT
L+1 bytes, where L < 2^8
BLOB, TEXT
L+2 bytes, where L < 2^16
MEDIUMBLOB, MEDIUMTEXT
L+3 bytes, where L < 2^24
LONGBLOB, LONGTEXT
L+4 bytes, where L < 2^32
ENUM(‘value1′,’value2′,…)
1 or 2 bytes, depending on the number of enumeration values (65535 values maximum)
SET(‘value1′,’value2′,…)
1, 2, 3, 4 or 8 bytes, depending on the number of set members (64 members maximum)

  1. Tipe data waktu
Yang termasuk dalam tipe data tanggal dan waktu adalah sebagai berikut :
Column type
Storage required
DATETIME
8 bytes
DATE
3 bytes
TIMESTAMP
4 bytes
TIME
3 bytes
YEAR
1 byte

Tipe data char() dan varchar() pada prinsipnya sama. Yang menjadi perbedaannya adalah pada jumlah memori yang dibutuhkan untuk penyimpanan. Memori penyimpanan yang dibutuhkan tipe data char() bersifat statis, besarnya tergantung pada berapa jumlah karakter yang ditetapkan pada saat field tersebut dideklarasikan. Sebaliknya, tipe data varchar() besar memori penyimpanan tergantung terhadap berapa karakter yang digunakan ditambah 1 byte yang berisi data jumlah karakter yang digunakan.





















SINTAK DASAR MySQL

  • Pengantar Sintak Dasar
  • Membuat Database Baru

Pengantar Sintak Dasar

        
MySQL merupakan bahasa pemograman database di mana penulisan sintaknya tidak serumit bahasa pemograman lainnya seperti java, C++ dan sebagainya. Satu hal yang perlu diingat bahwa setiap penulisan script MySQL di Dos-Prompt harus selalu diakhiri dengan tanda titik koma (;).
            Di dalam source MySQL yang telah terinstal secara default telah terisi sebuah database yang bernama mysql  dan tes . Untuk dapat menampilkan apasaja nama database yang telah ada maupun yang akan kita buat, gunakan sintak :
            Mysql> show databases;
Perhatikan contoh di bawah ini :

Contoh  di atas menunjukkan bahwa dengan menggunakan sintak show databases; berarti kita dapat menampilkan seluruh nama database yang telah ada.
Sintak untuk bisa masuk kedalam salah satu system database tersebut adalah :
            Mysql>use nama_database;
Perhatikan gambar di bawah ini :

Dengan mengetikkan sintak ­use mysql; dan keluar kalimat database change, berarti kita telah masuk ke dalam database mysql yang telah ada.
Di setiap database tentu ada terdapat beberapa table yang menjadi komponen dasar sebuah database. Sintak untuk menampilkan seluruh table yang telah ada di dalam database mysql adalah :
­mysql>show tables;
perhatikan gambar di bawah :

Dari gambar di atas, kita dapat melihat bahwa di dalam database mysql sudah ada beberapa table yang telah default dari mysql-nya sendiri. Didalam database tersebut ada table columns­_priv (columns_privilege), db, host, tables_privilege, dan user di mana tiap tablenya memiliki fungsi tertentu yang dapat diakses oleh tiap user. Database mysql ini biasanya sering digunakan bagi webmaster sebagai tempat penyimpanan data, karena table-table yang telah ada dan table yang dibutuhkan sebagian besar telah terpenuhi. Fungsi tiap table tersebut akan kita bahas di bawah ini.
            Untuk bisa melihat isi seluruhnya dari salah satu table sepeti user, maka gunakan sintak sebagai berikut :

msql>select*from user;

Maka akan tampil suatu kolom-kolom dan baris-baris yang telah ada  seperti gambar di bawah ini:


Dari gambar di atas akan terlihat kolom host, user dan password yang telah terisi. Isi dalam kolom tersebut seperti :

Host
User
Password
Localhost
Root
1fb744464c9bba54

Localhost merupakan nama komputer kita sendiri apabila komputer tersebut kita jadikan server. Sedangkan root adalah nama user yang berhak penuh untuk mengatur database yang telah ada seperti menambah user, memberi fasilitas kepada user lain agar user lain dapat akses ke database tersebut, bahkan juga root bisa membuat database baru yang dapat digunakan kapanpun. Kolom password yang terisi oleh kombinasi k\angka dan huruf di atas yaitu 1fb744464c9bba54 merupakan hasil password yang telah terestriksi pada sintak terdahulu yaitu dengan menambahkan sintak password di depan kata password itu sendiri.




Membuat Database Baru

Membuat database
                Untuk membuat sebuah database dengan nama ‘formulir’ kita tidak perlu harus keluar terlebih dahulu dari salah satu database walau kita sebelumnya telah masuk ke dalamnya, untuk membuatnya gunakan syntax berikut
 mysql>create database formulir;
Perhatikan gambar di bawah ini :



Jika ada kalimat query ok, 1 row affected (0,88 sec) berarti kita telah berhasil membuat sebuah database yang bernama formulir.
Dan untuk menghapusnya, gunakan sintak sebagai berikut :
mysql>drop database formulir;
Perhatikan gambar di bawah ini :

Pada kondisi di atas, apabila kita lupa meletakkan tanda titik koma (;) di akhir kalimat maka pada baris setelahnya akan keluar tanda (->). Di samping tanda tersebut harus kita beri tanda titik koma (;) agar dapat berjalan dengan baik.

Membuat tabel

            Setelah kita memasuki sebuah database, kita dapat mulai membuat tabel – tabel sesuai dengan keperluan kita. Dalam database dikenal primary key, yaitu field yang menjadi acuan data terhadap field-field lainnya dan primary key tidak boleh null.Misalkan nama tabelnya adalah ‘data’, maka sintaknya adalah :
             mysql>create table data (field1 typefield1 not null , field2 typefield2, primary key (field1);
contoh :
            create table data (nama char(15) not null, alamat char(20), primary key (nama));
Perhatikan gambar di bawah ini :

Berbeda dengan sintak membuat database yang baru (create database formulir), membuat table dalam database harus langsung disertai dengan menuliskan nama kolom dan tipe datanya. Tanpa membuat hal tersebut maka kita belum bis membuat suatu table karena kolomnya belum ada. Dan juga untuk membuat suatu table yang baik maka harus disertai dengan primary key sebagai kolom pembeda dari kolom yang lainnya agar user dalam mencari data tidak mengalami kesusahan dalam mencari data yang diinginkan.

Mengisi tabel

Setelah tabel terbentuk, kita dapat memulai pekerjaan mengisi database. Syntax yang digunakan adalah :
mysql>insert into data (field1,field2) values (valuefield1,valuefield2);
            contoh :
            insert into data (nama, alamat) values (‘firdaus’,’pustena’);
perhatikan contoh di bawah ini :

yang perlu diperhatikan, untuk type field char data yang dimasukkan harus diapit tanda petik ‘ ‘, sedangkan untuk tipe integer tidak.
Untuk menampilkan isi dari imput yang barusan kita isi gunakan sintak :
mysql>select*from nama_table;
contoh :
            select*from data;
perhatikan gambar di bawah :

            Tanda (*) merupakan perintah untuk menampilkan seluruh kolom beserta isinya. Jika kita ingin menampilkan hanya kolom nama saja, maka sintaknya adalah:        mysql>select field from nama_table;
contoh :
            select nama from data;
Perhatikan gambar di bawah :


















SINTAK MySQL (Lanjutan)

  • Editing Table
  • Menampilkan isi tabel

·   Menambah/menghapus/mengubah field dari tabel


Editing Table


Mengubah isi tabel
                 Untuk mengoreksi kesalahan data yang kita masukkan, atau untuk memperbaharui value field yang lama dapat kita gunakan syntax berikut;
            mysql>update nama_table  set fieldl=’valuefieldbaru’;
            contoh :
            update data set nama=’adnan’;
maka hasilnya adalah seluruh value field dari field yang ditentukan dari sintak di atas yang telah terisi maupun yang belum terisi akan berubah menjadi adnan, hal ini di sebabkan kita belum mengidentifikasi value field mana saja yang harus berubah.
Perhatikan gambar di bawah :

Kalimat error seperti di atas menandakan kalau ada kesalah pengisian. Sebelumnya kita harus mengetahui kondisi field ketika pertama kali kita definisikan. Karena field nama merupakan primary key dari table tersebut maka tidak boleh value field-nya yang sama agar ketika user mencari data, tidak ada isi data yang sama. Jadi sifatnya harus unik. Untuk itu kita harus mengupdate field selain field yang sudah kita definisikan sebagai primary key. Field lainnya adalah alamat.
Contoh:
            update data set alamat=’asrama’;
perhatikan gambar di bawah :

memperbaharui  value field yang lama atau yang masih kosong tanpa harus merubah seluruh value field dalam satu filed dapat kita gunakan syntax berikut;
mysql>updatenama_table set fieldl=’newvaluefield’ where field2=’valuefield2’;
            contoh :
            update data set alamat=’pustena’ where nama=’adnan’ ;
Maka yang berubah hanya isi kolom alamat dengan posisi sejajar dengan valuefield (firdaus) dari kolom nama.
Perhatikan gambar di bawah ini :


Menghapus Isi Table

Untuk menghapus valuefield  pada suatu tabel dapat dipakai syntax;
mysql>delete from nama_table  where field=valuefield;
contoh :
delete from data where nama=’alikomeini’;
Hasilnya adalah seluruh valuefield yang satu baris dengan valuefield yang kita definisikan untuk di hapus akan terikut hilang.
Perhatikan gambar di bawah ini :

Jika kita ingin menghapus valuefield tertentu saja tanpa harus menghapus valuefield lainnya maka gunakan sintak update seperti di atas namun pada bagian valuefieldbaru harus di kosongkan agar hasilnya nanti tidak ada data yang masuk sebagai input.
contoh :
            update data set alamat=’’ where nama=’adnan’ ;
perhatikan gambar di bawah :

 

Menambah/menghapus/mengubah field dari tabel


            Bila kita ingin memodifikasi field pada tabel dapat digunakan syntax;
            mysql>alter table nama_table  add/drop field (typefield());
Menambah field dalam tabel, sintaknya:
            mysql>alter table nama_table  add field typefield();
            contoh:
            alter table data add telepon int(10);
            Perhatikan contoh di bawah  :

Pada gambar di atas ada tulisan NULL. Tulisan ini muncul karena ketika kita menulis sintaknya tidak kita sertai dengan kata not null seperti pada contoh di atas. Karena itu kata NULL akan otomatis muncul. Untuk menggantinya maka kita harus mengupdatenya dengan sintak seperti di atas.
- Menambah field dalam suatu table dengan mengatur posisi letak field, sintaknya
mysql>alter table nama_table  add field typefield() after field;
contoh :
alter table data add pekerjaan char(15) after alamat;
Perhatikan gambar berikut :

- Menghapus field dalam tabel, sintaknya :
mysql>alter table nama_table  drop field;
contoh :
alter table data drop telepon;
Perhatikan gambar berikut :

- Mengganti nama dari field table
Untuk mengganti penamaan judul field dari sebuah table gunakan sintak :
mysql>alter table nama_table change name_field name_field_baru typefield();
contoh :
      alter table data change pekerjaan telepon int(10);
      perhatikan gambar berikut :

Perhatikan gambar tersebut. Sebelumnya kita telah mendefinisikan typefield pekerjaan adalah “char”, tetapi dengan sintak di atas kita dapat sekaligus mengganti tipefield dari field yang ingin kita ganti namanya dan juga kita dapat memperbesar atau memperkecil ukuran tipefieldnya. Bila kita tidak ingin mengganti nama fieldnya tetapi hanya ingin memperbesar ukuran typefieldnya sama maka sintaknya sama saja seperti di atas tetapi pada kalimat nama_field_baru tetap di tulis  nama_field  yang awal sedangkan ukurannya dapat kita ganti di dalam kurung ().



Menampilkan isi tabel 


untuk menampilkan keseluruhan isi table telah kita bahas di atas yaitu dengan menggunakan syntax
 mysql>select * from nama_field;
untuk menampilkan tabel dengan kondisi field tertentu semisal field nama
mysql>select field1,field2 from nama_field;
contoh :
select nama, alamat from data;
Menampilkan isi tabel dengan beberapa keyword :
1.  Distinct
Keyword ini berguna untuk menghilangkan record-record yang sama.
Sintaknya :
mysql>select distinct field from nama_table ;
contoh :
select distinct nama from data;
                 2.   Between
Keyword ini berguna untuk membatasi suatu kolom yang berada pada suatu batas nilai tertentu. Misalkan, buka tabel user di database formulir, sintaknya :
mysql>select field1, field2 from nama_table where field2 between valuefield2 and valuefield2;
contoh :
select nama, umur from user where  telepon between 2500000 and 2530000;
                 3.   like
Keyword ini berguna untuk mencari data yang memiliki pola tertentu. Misalkan untuk mencari alamat user dengan kata unix, dapat digunakan query :
mysql>select field from nama_table  where field like ‘%value%’;
contoh :
select alamat from  data where alamat like ‘%cisitu%’;
  1. order by
Keyword ini berguna untuk menampilkan field sesuai abjad. Sintak :
mysql>select * from nama_table  order by field;
contoh :
select*from data order by nama;
untuk urutan kebalikannya dapat digunakan;
mysql>select field1,field2 from data order by field1 desc;
Untuk sintak-sintak di atas gunakan sample data seperti yang ada di dalam gambar berikut:














AGREGATE FUNCTION DAN PHPMYADMIN

  • Agregate Function
  • Sub Agregate Dengan Group By
  • Menyaring Hasil Agregate Function
PHPMYADMIN
  • Instalasii
  • Cara Kerja PhpMyadmin

Agregate Function

Selain dari pengolahan record-record, SQL juga menyediakan fungsi-fungsi agregate dalam SQL adalah untuk menghitung hasil tampilan. Karena ia sifatnya adalah untuk di tampilkan maka fungsi tersebut  tergolong dalam bagian sintak select. Beberapa jenis fungsinya  antara lain :
Nama fungsi
Fungsi
sum()
Menghitung jumlah ekspresi numerik
avg()
Menghitung rata-rata ekspresi numerik
min()
Menghitung angka minimal ekspresi numerik
max()
Menghitung angka maksimal ekspresi numerik
count()
Menghitung jumlah non-null ekspresi
count(*)
Menghitung jumlah baris

            Untuk lebih jelas, perhatikan gambar berikut :

Dari table di atas, perhatikan pada kolom telepon dan umur, karena kedua kolom tersebut yang memiliki value aritmatika.
            Perhatikan sintak dasar dari function aggregate di bawah ini :
mysql>select aggregate_function(nama_field) from nama_table;
contoh 1:
            select sum(umur) from data;
Perhatikan hasilnya dalam gambar berikut :

Dari gambar di atas jelas bahwa fungsi dari sum adalah menjumlahkan seluruh data yang bersifat arimatika.. Sedangkan kalau data yang ada di dalam kolom tersebut tidak bersifat arimatika (angka) maka hasilnya adalah nol. Sedangkan bila dalam satu kolom terdapat berbagai jenis data seperti data angka maupun data kata/kalimat maka data yang terbaca adalah data aritmatika dan data non angka di anggap tidak ada atau nol.
Contoh 2:
            Select avg(umur) from data;
Maka hasilnya adalah :

Seluruh data di jumlahkan kemudian di bagi dengan banyak data, sehingga menghasilkan data seperti di atas.



Sub Agregate Dengan Group By

          
Fungsi Group By adalah untuk menyatukan antara beberapa field dalam sebuah table di mana salah satu field atau lebih menggunakan agregate function. Misalnya, jika kita ingin menampilkan nama dengan rata-rata umur setiap pelajar maka kita harus menggunakan sintak :
mysql>select field1, aggregate_function(field2) from nama_table order by field1;
            contoh :
            select alamat, avg(umur) from data group by alamat;
Maka hasilnya ada di gambar  bawah ini :
  

Menyaring Hasil Agregate Function

            Untuk menyaring tampilan setelah dilakukan fungsi agregate, maka harus menggunakan keyword having. Misalnya untuk menyaring pelajar dengan umur di bawah 19 tahun, maka sintaknya adalah :
mysql>select field1, aggregate_function(field2) from nama_table group by field1 having agragate_function(field2) operator_perbandingan valuefield;
contoh :
select alamat, avg (umur) from data group by alamat having avg(umur) >20;
Maka hasilnya adalah :


PHPMYADMIN
Instalasi
            Phpmyadmin merupakan software yang digunakan untuk memudahkan bagi seseorang untuk membuat suatu database dengan cepat tanpa harus mengetik secara manual di Dos-Prompt. Software ini dapat di download di http://www.phpwizard.net.
            Setelah di download dan di ekstrak maka hasilnya letakkan di folder di mana kita posisikan document Root web server kita. Peletakan ini akan kita pelajari pada modul PHP yang akan datang. Namun sebelumnya ada file yang perlu di edit, yaitu file yang bernama config.inc.php3. Di dalam file ini ada beberapa kalimat yang harus di edit yaitu
Pada bagian user dan password. Pada kedua baris itu kita harus menyamakannya dengan kondisi ketika kita pertama kali menginstal MySQL melalui Dos_Prompt. Jika user-nya root maka tulis di bagian tersebut root, dan jika password MySQL-nya smkti maka letakkan kata smkti di baris tersebut. Untuk lebih jelasnya lagi perhatikan gambar di bawah ini :

Setelah selesai mengeditnya kemudian muka webserver yang telah ada yaitu apache kemudian buka browser IE atau netscape, tulis di addressnya dengan localhost, maka secara otomatis browser akan membuka directory document root yang telah kita buat sebelumnya. Untuk lebih jelasnya lagi mengenai pembuatan web server dengan apache dan menjalankan server-side scripting yaitu PHP, akan kita bahas pada modul berikutnya.

Cara Kerja PhpMyadmin

            Setelah berhasil masuk kedalam localhost maka kita masuk kedalam folder PhpMyadmin yang telah kita letakkan sebelumnya. Kemudian klik dua kali file index,php3 yang digunakan untuk menjalankan software tersebut. Ada cara lain tanpa harus mengklik file index.php3 yaitu mengedit file httpd.conf pada bagian “Directory Index” kita harus menulis ekstention .php3 atau .php agar ketika browser membuka folder tersebut, file tersebut otomatis terbuka tanpa harus mengklik file tersebut.
            Setelah software tersebut bekerja maka akan tampil browser seperti gambar di bawah ini :

Pada browser tersebut tampak beberapa bagian yang menyatakan nama database yang telah kita buat sebelumnya dengan menggunakan Dos-Prompt yaitu di sebelah kiri gambar sedangkan di sebelah kanan tampak suatu kolom yang di peruntukkan untuk membuat suatu database yang baru. Kalau kita tidak ingin membuat database yang baru dan hanya ingin mengedit database yang lama maka anda cukup mengklik nama database yang telah ada di sebelah kiri tersebut, maka Phpmyadmin akan membawa anda ke halaman lainnya yang berupa tempat editing database lengkap dengan field dan valuefieldnya.
            Dalam modul ini kita akan membuat suatu database yang baru dengan nama database registrasi. Untuk itu kita tinggal menuliskan kata registrasi di klom yang telah tersedia kemudian klik button create.
            Maka akan tampil suatu tampilan sebagai berikut :

Pada bagian paling bawah yaitu create new table, di bawahnya terdapat field name dan fields. Kedua kolom tersebut adalah digunakan ketika kita ingin membuat table baru di dalam database tersebut. Misalkan nama tablenya adalah data dan banyak fields-nya adalah 4, kemudian tekan button “go”. Maka akan tampak tampilan sebagai berikut :

Pada gambar di atas, banyak fieldnya kurang lengkap, hal ini karena keterbatasan kertas. Untuk lebih jelasnya lagi, anda dapat melihatnya sendiri jika telah berhasil menjalankannya. Di dalam gambar tersebut anda tinggal memasukkan nama field, typefield, besar tipefieldnya dan apakah kita posisikan field tersebut sebagai primary key atau tidak. Untuk kondisi primary key di gambar atas tidak kelihatan. Posisinya ada di sebelah paling kanan dari gambar.
Setelah semuanya di isi, maka tekan button save, maka anda akan di tampilkan suatu halaman lainnya yaitu :



Pada gambar di atas, tampak pada bagian di atas adalah sintak SQL yang jika kita tulis di tampilan Dos_Prompt akan sama hasilnya yaitu akan menghasilkan suatu table dengan nama data dan nama fieldnya adalah nama, alamat, telepon, dan umur. Pada halaman ini kita dengan mudah memasukkan data ke table yaitu dengan menekan dua kali kata insert, maka kita akan di tampilkan suatu field-field yang memiliki nama seperti yang kita buat sebelumnya. Untuk melihat seluruh hasil input ke database, kita cukup mengklik kata browse, maka kita akan di tampilkan seluruh isi field yang telah ada.


  1. Kemampuan dan Fungsi
Sistem Operasi (OS) merupakan bagian dari software komputer yang berfungsi sebagai interface (penghubung) antara aplikasi user, hardware komputer, dan software komputer.



Karena itu, sistem operasi harus memilki kemampuan untuk bertindak sebagai :
  • Coordinator, yaitu menyediakan fasilitas sehingga instruksi yang kompleks dapat dikerjakan dalam tingkatan tertentu.
  • Guardian, memiliki access controls untuk melindungi file dan mengadakan restriksi terhadap reading/writing/executing data dan program
  • Gatekeeper, mengendalikan siapa saja yang dapat masuk ke dalam sistem momputer tersebut
  • Accountant, menjaga  kerja CPU, penggunaan memory, termasuk media penyimpan (storage devices)
  • Server, melayani aplikasi yang dibutuhkan oleh user


2.  Kategori
Berdasarkan user yang dapat dilayani, sistem operasi dapat dikelompokkan dalam dua kategori, yaitu berdasarkan :
1. Jumlah User
  • Single user
Sistem operasi yang hanya dapat melayani seorang user pada saat yang bersamaan.Yang masuk dalam kelompok ini di antaranya adalah  DOS, WINDOWS 3X, WINDOWS 9X.

  • Multi user
Sistem operasi yang dapat melayani lebih dari satu user pada saat yang bersamaan. Sebagai contoh adalah WINDOWS NT, UNIX, LINUX.

2. Jumlah Instruksi
Sistem operasi juga dapat dikelompokkan menurut jumlah instruksi yang mampu dijalankan pada saat bersamaan.
  • Mono-tasking
Sistem operasi yang hanya mampu menjalankan satu buah instruksi pada saat bersamaan.
contoh : DOS x.x
  • Multi-tasking
Sistem operasi yang dapat menjalankan lebih dari satu instruksi pada waktu bersamaan. Pada sistem ini, Sistem operasi menentukan aplikasi mana yang harus dikerjakan dan berapa waktu yang disediakan unutk aplikasi tersebut sebelum mengerjakan aplikasi yang lain. OS juga mengatur pembagian internal memory di antara aplikasi-aplikasi tersebut.
contoh : Windows

  1. 3.  Perkembangan Operating Sytem
Seiring dengan perkembangan jaman, maka Operating System-pun mengalami perkembangan dari tahun ke tahun, muali dari yang sangat sederhana, yaitu DOS (Disk Operating System) sampai dengan yang cukup modern seperti Windows (Windows versi 3.x sampai dengan Windows 2000), Mac OS, dan UNIX (Linux, FreeBSD, dsb).

Perkembangan Operating System ini tidak berlangsung seenaknya saja, tatapi sesuai dengan perkembangan jaman dan kebutuhan manusia.

Berikut ini kita akan membahas mengenai DOS (Disk Operating System) dan Windows, sedangkan untuk System Operasi yang lainnya (Linux) akan kita bahas pada modul yang lain.

  1. 4.  DOS (Disk Operating System)
DOS (Disk Operating System) adalah sistem operasi  pertama yang dijalankan pada komputer IBM PC kompatibel. Sistem operasi ini pertama kali dikembangkan oleh IBM kemudian dilanjutkan oleh Microsoft. Saat ini, meskipun Microsoft telah mengeluarkan WINDOWS yang lebih user-friendly, tetapi aplikasi DOS tetap disertakan.
Seperti yang telah dijelaskan di atas, DOS merupakan sebuah sistem operasi yang bersifat single-user dan mono-tasking. DOS tidak membedakan antara penulisan command dengan huruf kecil maupun kapital.

v  Instalasi DOS

Langkah-langkahnya sbb :
  1. Siapkan diskette source DOS (ada tiga buah)
  2. Masukkan diskette #1, kemudian booting komputer. (Tekan Ctrl+Alt+Del  atau tombol Reset)
  3. Sistem akan masuk ke menu setup, ikuti petunjuk yang ditampilkan di layar.

v  Command (perintah) DOS

Bila kita hidupkan komputer yang memiliki sistem operasi DOS, maka kita akan melihat di layar :
 C:\>
Inilah yang disebut Command Prompt

Beberapa command penting yang ada dalam  DOS

Ada dua macam perintah dalam DOS, yaitu :
  1. 1.     Internal Command
Yaitu perintah-perintah yang dapat dijalankan langsung dari prompt hanya dengan file command.com (bersama IO.SYS dan MSDOS.SYS tentunya).
Contoh :

Command
Fungsi
Ver
Mengetahui versi DOS yang dimiliki oleh komputer
Dir
Melihat isi dari sebuah directory
dir/w      menampilkan isi dari sebuah directory secara melebar
               di layar
dir/p       menampilkan isi dari sebuah directory halaman demi
               halaman
dir/p/w   menampilkan isi sebuah directory melebar halaman demi
               halaman
Cd
Berpindah directory
Misalkan bila pada command promt kita ketikkan
cd dos
Maka kita masuk pada directory DOS
cd\
Pindah ke root directory (A, C, D,…….)
cd..
Pindah ke directory yang berada di atasnya
Md
Membuat directory baru
misalkan kita ingin membuat directory bernama salman, pada prompt kita ketikkan :             md salman
Rd
Menghapus directory
misal kita ingin menghapus directory salman, kita ketikkan
rd salman
copy
- Meng-copy satu file
misal untuk meng-copy file bernama EDIT.HLP dari directory DOS ke directory salman, kita ketikkan
copy c:\dos\edit.hlp c:\salman
- Meng-copy kumpulan file bertype sama
misal untuk meng-copy file berekstensi .TXT, kita ketikkan
copy *.txt c:\salman
Ren
rename file
ren nama_lama nama_baru
del
Menghapus file
del nama.ekstensi        menghapus file
del  *.ekstensi              menghapus seluruh file yang berekstensi sesuai dimaksud


  1. 2.     External Command
Yaitu perintah-perintah yang memerlukan file tertentu untuk menjalankannya.
Contoh :

deltree
Menghapus direktori tanpa mengosongkan dulu isinya
excopy
Meng-copy direktori termasuk isi subdirektorinya
edit
Merupakan text-editor yang disediakan oleh DOS
format ….:
memformat drive yang dimaksud
fdisk
Membuat partisi

v  Instalasi Aplikasi Berbasis DOS

Pada umumnya aplikasi berbasis DOS dapat langsung dijalankan hanya dengan proses Copy. Proses yang ada biasanya adalah ekstraksi dari source yang terkompresi menjadi file yang langsung dapat dijalankan.

v  Instalasi Peripheral Berbasis DOS

  1. Mouse
Driver yang biasa diperlukan pada instalasi mouse adalah MOUSE.COM. Kecuali untuk mouse-mouse tertentu yang menyediakan driver sendiri.
  1. CD-ROM
Yang dibutuhkan dalam instalasi CD-ROM adalah :
  1. File MSCDEX sebagai program yang menjalankan CD-ROM. Program pada file ini bekerja di bawah OS yang sudah jadi. File ini di-load dengan memberikan perintah pada file AUTOEXEC.BAT sehingga setiap kali komputer dinyalakan akan automatis menge-load CD-ROM.
  2. Driver berupa file dengan extension SYS. File ini tergantung pada CD-ROM yang kita pakai, dan tidak kompatibel antara driver satu jenis CD-ROM dengan CD-ROM jenis lain, kecuali Universal Driver. File ini di load pada file CONFIG.SYS.
  3. Card dan Peripheral lain
Instalasi card dan peripheral lain sangat spesifik dan harus merujuk pada manual yang disertakan. Untuk itu pastikan Anda mempunyai Manual-Users dari setiap peripheral yang kita miliki.

5. Windows Operating System

Dibandingkan dengan DOS, WINDOWS jauh lebih diminati karena kemampuannya yang lebih handal. WINDOWS didisain sebagai OS yang sangat users-friendly. Bandingkan dengan DOS di mana kita harus menghafal perintah-perintah yang ada. Demikian pula dalam hal tampilannya yang berbasis grafis. WINDOWS juga adalah OS yang dirancang sedemikian rupa sehingga user yang belum kenal komputer sama sekali dalam waktu yang relatif singkat dapat mengoperasikan komputer. Selain itu, WINDOWS juga memiliki kemampuan multitasking, sehingga user akan dapat lebih menghemat waktu untuk menjalankan beberapa aplikasi.

Windows Operating Sytem ini diproduksi oleh sebuah perusahan software terbesar di dunia untuk saat ini, yaitu MICROSOFT. Untuk mendapatkan Windows Operating System ini kita harus membelinya dengan harga yang relatif sangat mahal (bila kita membeli Windows OS yang resmi).


Logo Windows

6. Perkembangan Windows

Seiring dengan perkembangan waktu, Sistem Operasi WINDOWS yang dikeluarkan oleh perusahaan Microsoft mengalami perkembangan yang amat pesat. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, WINDOWS berkembang mulai dari WINDOWS 3.1, WINDOWS 95, WINDOWS 97, WINDOWS 98 (SE) WINDOWS ME (Millenium Edition), sampai yang paling baru yakni WINDOWS  2000. Umumnya versi baru merupakan penyempurnaan dari versi sebelumnya, tetapi memilki kelemahan dalam kebutuhan komponen minimal yang harus dimiliki oleh sistem komputer kita, terutama berkenaan dengan CPU speed, RAM, dan ruang pada harddisk.

 
   

 

 

 

 












 

 





Untuk dapat menggunakan Windows, hal yang pertama kali harus kita  lakukan adalah menginstall Windows tersebut pada PC yang kita gunakan. Untuk langkah peng-install-an ini, kita dapat meng-install-nya dari CD source Windows ataupun antar hard disk dan bisa juga lewat jaringan.

Pada proses install ini kita harus mencari file “Setup.exe” , lalu jalankan file tersebut dan ikutilah langkah-langkah yang ditampilkan pada layar monitor PC anda.

Setelah selesai, biasanya Windows akan melakukan penyesuaian setting dan konfigurasi pada PC anda. Pada proses ini akan dilakukan proses setting dan konfigurasi hardware, konfigurasi tanggal dan jam serta letak geografis tempat di mana anda berada, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan keadaan PC anda saat anda meng-install Windows.

Khusus untuk setting dan konfigurasi hardware pada komputer, terdapat istilah “Plug and Play” yang artinya bahwa bila suatu device/hardware ditancapkan dalam komputer dan kemudian komputer dinyalakan, maka automatis Windows akan mendeteksi device tersebut, selanjutnya bila Windows telah memilki drivernya Windows akan langsung menginstalnya termasuk settingnya, bila Windows tidak memilkinya maka Windows akan meminta driver device tersebut. Plug and Play ini diperkenalkan sejak diluncurkannya Windows 95. Fasilitas ini tidak terdapat pada Windows versi sebelumnya.

Peripheral yang langsung dideteksi Windows misalnya mouse, keyboard, CD-ROM, beberapa VGA card dan Sound card, dan beberapa device lain.

Windows yang telah kita install ini hanyalah merupakan sebuah operating system bagi PC, sedangkan untuk software-software aplikasi yang akan kita gunakan, kita harus meng-install-nya terlebih dahulu (untuk proses peng-installan-nya hampir mirip dengan proses install pada Windows). Begitu pun bila kita ingin menghapus suatu aplikasi, kita tidak dapat dengan del-del saja, tetapi harus mengikuti prosedur berupa uninstall, karena bila kita main-main dengan del, akan terjadi kekacauan pada system karena ada missing link atau resources yang digunakan oleh beberapa program.

Beberapa contoh aplikasi yang sering digunakan :

Norton Utilities adalah sebuah aplikasi yang berfungsi untuk menjaga sistem agar dapat bekerja secara optimal. Aplikasi ini menyediakan fasilitas untuk mengatasi problem harddisk, defragment, masalah Windows, benchmarking, dan beberapa aplikasi lainnya.
 Program lain yang sejenis adalah Dr Solomon, PcCillin
1. Tools dan Sekuriti







 
 
Norton Antivirus adalah sebuah program untuk menjaga sistem dari gangguan virus. Bila ada virus yang masuk sistem, program ini akan memperingatkan user dan segera mengatasinya. Program lain yang sejenis adalah McAffee






 
 
WinZip …. sebuah program untuk mengkompres file


2. Office dan Grafik
           

 
 
Microsoft Office
kumpulan beberapa program yang sangat diperlukan untuk pembuatan dokumen, homepage, publikasi, presentasi, database, dan pembukuan.






 
 
Adobe Photoshop sebuah program untuk mengolah gambar sekaligus dapat membuat animasi untuk keperluan homepage. Program lain yang sejenis adalah CorelDraw,PhotoDraw




3. Entertainment


       
 
WinAmp sebuah program untuk menjalankan file bertipe mp3
Program lain yang sejenis : Jet Audio,
 
   
VCDPowerPlayer sebuah program untuk memutar VCD
Program lain yang sejenis : Jet Audio, VCDCutter, XingM








Beberapa aplikasi memiliki autorun setup. Sehingga, bila kita masukkan source berupa CD-ROM maka kita langsung dibimbing untuk proses instalasi aplikasi tersebut










Untuk lebih jelasnya mengenai proses install dan setting pada Windows ini, silakan anda lihat pada JOB SHEET dan lakukanlah prakteknya!!!.

7. Mengenal Lebih Jauh Mengenai Kontrol Panel














  1. Accessibility Options, berfungsi terutama untuk mengatur input device berupa keyboard dan mouse. Inilah fasilitas yang diberikan Windows untuk memfungsikan keyboard sebagai mouse.
  2. Add New Hardware, telah dijelaskan di depan. Yakni, untuk instalasi device baik yang plug and play ataupun tidak.
  3. Add/Remove Program
    1. install/uninstall aplikasi
    2. windows setup untuk install/unistall aplikasi yang disediakan oleh Windows
    3. membuat start up disk win98











       
   
 
   
pilih salah satu program untuk di-remove, lalu klik button ini






                                  
















  1. Date/Time, berfungsi untuk mengatur penanggalan dan waktu
  2. Desktop Theme, mengatur tampilan desktop terdiri dari wallpaper, bacground, font, pointer, serta sound scheme
  3. Display, mengatur tampilan pada layar sesuai dengan keinginan kita.
Terdiri atas : background, screen saver, wallpaper, dan appearance.
  1. Fonts, shortcut ke windows/fonts lokasi penyimpanan type fonts yang dimiliki oleh sistem.
  2. Game controller, setting terhadap game-pad yang kita miliki.
  3. Internet Option, setting hubungan dengan internet.
  4. Keyboard, mengatur properti keyboard terdiri atas : repeat rate, repeat delay dan kecepatan cursor
  5. Mouse, properti untuk mouse. Terdiri atas : right/left handed, kecepatan double klik, pilihan jenis pointer, kecepatan gerakan dan trail (ekor).
  6. Multimedia, berkenaan dengan multimedia device yang kita miliki seperti sound card, dan bagaimana settingnya.
  7. Password, untuk personalize setting untuk tiap user yang berbeda.
  8. Power Management, mengatur power supply untuk komputer. Fasilitas yang ada diantaranya adalah stand by atau pun waktu untuk mematikan monitor dan harddisk secara otomatis.
  9. Sounds, mengatur sound scheme yang kita inginkan.
  10. System, berisi informasi tentang sistem yang ada.
  1. versi windows yang di –install
  2. data pemilik
  3. Processor dan Memory
  4. Device yang ada dalam sistem

Langkah – langkah Menginstall
Web Server Apache, PHP, MySQL

  1. Menginstal Apache
Setelah anda mengambil source Apache, dapat langsung diinstal dengan mengikuti petunjuk yang diberikan dalam setiap langkah. Dalam menginstal Web server Apache under windows, hal yang perlu diperhatikan hanyalah konfigurasi httpd.conf nya saja.

Yang perlu diedit dalam httpd.conf meliputi :
-          ServerName , yaitu informasi mengenai nama server yang digunakan
-          Documentroot , yaitu informasi mengenai tempat file web yang kita letakkan
-          AddType dan ScriptAlias, yang  digunakan untuk mendukung script lain seperti php.

Contoh  httpd.conf yang dapat dilihat di file cthhttpd.txt

  1. Menginstal PHP
Menginstal PHP sedikit lebih rumit dari Apache. Setelah anda memperoleh sourcenya, kopikan file – file php ke folder khusus seperti C:\php3.
Langkah selanjutnya adalah dengan mengedit file php3.ini-dist. Sama seperti httpd.conf, file ini harus diset dan di save dengan nama php3.ini.
Hal yang perlu diedit dalam php3.ini meliputi ;
-          upload_tmp_dir , diisikan nama folder tempat kita menyimpan web
-          extension_dir , diisikan nama folder tempat kita menyimpan file php3

Contoh php3.ini dapat diliha di cthphp3ini.txt

Setelah selesai,kita masih harus mengedit register pada windows kita. Hal ini dapat dilakukan dengan cara masuk ke Regedit.exe dan mengubah settingnya. Namun hal ini sangat tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan ketidakstabilan bila terjadi kesalahan.
Cara yang paling mudah adalah dengan menginstal php_iis_reg.inf yang terdapat dalam folder php tadi.

  1. Menginstal MySQL
Mengintal MySQL sama mudahnya dengan menginstal apache. Setelah sourcenya diperoleh, kita dapat langsung menginstal dengan mengklik setup.exe. Dengan mengikuti instruksi yang diberikan , MySQL akan terpasang di komputer anda.
Hal yang perlu diperhatikan adalah setelah masuk ke sistem kita harus mengatur user dan passwordnya.

mysql>mysql mysql
mysql>delete from user where User=’ ‘ AND Host=’localhost’;
mysql>quit
bye
c:\mysql\bin\mysqladmin reload
c:\mysql\bin\mysqladmin –u nama password passworduser

PENGENALAN LAN
Pendahuluan
Kalo kita berbicara masalah internet, ada pandangan bahwa internet itu merupakan suatu hubungan antar komputer di seluruh dunia dengan pusat pada suatu komputer tertentu. Pandangan ini kurang benar, karena sebenarnya Internet merupakan kumpulan dari jaringan-jaringan besar ataupun kecil diseluruh dunia. Nah, sebagai awalan kita akan mepelajari bagian internet tersebut yaitu jaringan local.
Tujuan dari jaringan komputer adalah untuk menghubungkan jaringan-jaringan yang ada dalam jaringan tersebut sehingga informasi dapat ditransfer dari satu lokawi ke lokasi yang lain. Karena suat perusahaan memuliki keinginan/kebutuhan yang berbeda-beda maka terdapat berbagai cara jaringan terminal-terminal dapat dihubungkan. Struktur Geometric  ini disebut dengan LAN Topologies.
Terdapat enam Network Topologi yaitu :
  • Ø Star
  • Ø Mesh
  • Ø Ring
  • Ø Bustree
  • Ø Hybrid
Setiap topologi memuliki karakteristik yang berdeda-beda dan masing-masing juga memiliki keuntungan dan kerugian. Topologi tidak tergantung kepada medianya dan setiap topologi biasanya  menggunakan media sbb :
-    Twisted pair
-    Coaxial cable
-    Optical cable, atau
-    Wireless.
Physical Topologi adalah bagaimana  kabel digelar sedangkan Logical Topologi adalah bagaimana jaringan (network) bekerja pada ‘physical wiring’. Harus diingat bahwa representasi secara logical dari suatu topologi mungkin bias sangat berbeda dengan implementasi secara fisiknya (physical implementation).
Sebagai contoh semua workstation dalam suatu token ring, secara logical dihubungkan secara ring. Akan tetapi secara fisik setiap station dihubungkan (attached) ke ‘central hub’, seperti sebuah star topologi.

 1. Topologi Jaringan

1.1 Topologi Bus atau Daisy Chain

Topologi ini memiliki karakteristik sebagai berikut:
  • merupakan satu kabel yang kedua ujung nya ditutup, dimana sepanjang kabel terdapat node-node
  • umum digunakan karena sederhana dalam instalasi
  • signal melewati kabel dalam dua arah dan mungkin terjadi collision
  • problem terbesar pada saat kabel putus. Jika salah satu segmen kabel putus, maka seluruh jaringan akan terhenti.


Topologi Bus



1.2 Topologi Ring

Topologi ini mempuyai karakteristik sebagai berikut:
  • lingkaran tertutup yang berisi node-node
  • sederhana dalam layout
  • signal mengalir dalam satu arah, sehingga dapat menghindarkan terjadinya collision (dua paket data bercampur), sehingga memungkinkan pergerakan data yang cepat dan collision detection yang lebih sederhana
  • problem: sama dengan topologi bus
  • biasanya  topologi ring tidak dibuat secara fisik melainkan direalisasikan dengan sebuah consentrator dan kelihatan seperti topologi star


Topologi Ring

1.3 Topologi  Star

Topologi ini mempunyai karakteristik sebagai berikut:
  • setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node ke central node  dan kembali lagi.
  • mudah dikembangkan, karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node
  • keunggulan : jika satu kabel node terputus yang lainnya tidak terganggu
  • dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menghandel satu traffic node, biasanya digunakan kabel UTP


 Topologi Star
1.4 Topologi Mesh
MESH topologi dibangun dengan memasang link diantara atation-station. Sebuah ‘fully-connected mesh’ adalah sebauh jaringan dimana setiap terminal terhubung secara langsung ke semua terminal-terminal yang lain. Biasanya digunakan pada jaringan komputer kecil. Topologi ini secara teori memungkinkan akan tetapi tidak praktis dan biayanya cukup tinggi untuk di-implementasikan. Mesh topologi memiliki tingkat redundancy yang tinggi. Sehingga jika terdapat satu link yang rusak maka suatu station dapat mencari link yang lainnya.



1.5 Topologi TREE
Tree topologi dibangun oleh Bus network yang dihubungkan secra bersama-sama. Contoh : setiap gedung dalam suatu kampus memiliki Bus Network yang telh terpasang, maka setiap network dapat disambungkan secara bersama untuk membentuk sebuah tree teknologi yang bisa mengcover semua kampus. Karena tree topologi terdiri dari Bus topologi yang dihubungkan secra bersama maka tree topologi memiliki karakterisitik yang sama dengan Bus topologi.
Dia dapat mensupport baik baseband maupun broadband signaling dan juga mensupport baik contention maupun token bus access.
HYBRID
Hybrid Network adalah network yang dibentuk dari berbagai topologi dan teknologi. Sebuah hybrid network mungkin, sebagi contoh, diakibatkan oleh sebuah pengambil alihan suatu perusahaan. Sehingga ketika digabungkan maka teknologi-teknologi yang berbeda tersebut harus digabungkan dalam sebuah network tunggal. Sebuah hybrid network memiliki semua karakterisitik dari topologi yang terdapat dalam jaringan tersebut.
Pertimbangan Melakukan Upgrade
     1. Motherboard
Pengecekan Motherboard sangatlah penting karena komponen upgrade tersebut akan dipasangkan pada motherboard, dengan mengetahui kemampuan dari motherboard maka anda dapat leluasa menentukan komponen apa yang dapat diupgrade dan komponen penggantinya tentu yang sesuai dengan motherboard. Berikut ini langkah pengecekan :
  • Lakukan cek apakah motherboard “support” atau tidak terhadap komponen yang akan anda tambahkan, meliputi :
    • upgrade RAM, lihat slot yang kosong.
    • upgrade VGA Card, lihat slot yang digunakan oleh VGA yang dulu.
  • Baca manual Motherboard, kenali jenis dari slot (PCI, AGP, ISA) yang ada, khusus untuk AGP kenali apakah AGP anda itu AGP 1x, AGP 2x,atau AGP 4x.
  • Untuk Upgrade processor, ketahui apakah motherboard anda mendukung terhadap prosesor yang anda inginkan, jika tidak maka ganti motherboard anda, namun perlu diperhatikan agar motherboard anda yang baru ini mendukung kecepatan bus dari prosesor yang anda inginkan (kalau bisa mendukung kecepatan bus terbaru). Jika ternyata motherboard anda sudah mendukung prosesor yang anda inginkan, maka prosesor yang baru itu hendaknya mendukung kecepatan bus yang sama dengan motherboard.

2   Case
Pengecekan Case ini perlu untuk melihat ruang kosong jika kita ingin menambah drive dan jika kita mengganti motherboard, periksa apakah case kita cocok dengan motherboard baru yaitu bagian sumber power, AT atau ATX, jika ternyata motherboard mendukung semuanya tidak apa, namun jika motherboard terbaru umumnya mendukung ATX, jika case kita AT maka terpaksa harus diganti.

3   RAM
Upgrade memory sangat baik, karena akan meningkatkan kecepatan akses dan kerja komputer dan hal itu akan sangat tampak apabila kita menjalankan beberapa aplikasi dalam satu waktu, mis: kita menjalankan windows, kita juga menjalankan aplikasi lain seperti MsOffice, AutoCad, Adobe dan banyak lagi keuntungannya setidaknya anda aman untuk aplikasi software sekaligus.
Langkah yang dapat diambil agar mendapat hasil yang maksimal :
  • Kenali memory anda, apa slot jenis  yang digunakan oleh memory anda SIMM atau DIMM? Jika menggunakan slot SIMM (72 pin) berarti anda harus menambah tipe yang sama, sebanyak min satu bank SIMM untuk mengupgradenya, untuk tipe SIMM umumnya digunakan EDORAM, satu bank SIMM = 2 keping SIMM. Jika menggunakan slot DIMM (168pin) berati anda harus menambah min satu bank DIMM untuk mengupgradenya, satu bank DIMM = 1 keping DIMM.
  • Clock RAM, RAM yang ditambahkan hendaknya memiliki clock yang sama dengan RAM yang sudah ada. Jika ternyata clock RAM yang baru itu lebih cepat/lambat, maka keseluruhan RAM akan bekerja dengan kecepatan clock yang paling rendah diantara keping-keping RAM tersebut. Clock RAM hendaknya juga sama dengan clock dari Motherboard agar didapatkan kerja yang maksimal.
Tips : Upgrade RAM cocok untuk meningkatkan semua kinerja komputer, baik itu aplikasi bisnis, seni maupun game.

4    Processor

Upgrade processor dapat dilakukan melalui 2 hal :
  • Membeli kit Upgrade processor, yang dimaksud dengan kit ini, merupakan suatu bentuk paket upgrade dengan menggunakan teknologi overdrive. Tiga vendor – Evergreen Technologies, Kingston Technology dan Power Leap – menawarkan Upgrade CPU dengan aneka prosesor termasuk AMD K6-2 dan K6-III dan Intel Celeron. Namun upgrade processor dengan cara ini kurang disenangi karena ada saja masalah yang timbul seperti kesulitan saat ‘shutdown’, tidak cocok dengan BIOS yang ada sehingga harus mencari atau melakukan update BIOS. Contoh : AcceleraPCI dari Evergreen untuk Celeron.

  • Processor baru, merupakan cara upgrade yang paling sering dilakukan namun ada hal-hal yang perlu diperhatikan diantaranya :
    • Motherboard anda harus mendukung kecepatan bus dari prosesor
    • Clock speed dari prosesor makin cepat makin baik.
    • Dukungan cache memory dari processor(L1 cache dan atau L2 cache)
          


5    Harddisk
Prosesor yang bagus serta RAM yang cukup memadai memang akan mendorong kecepatan kerja dari sebuah PC, namun agar bisa bekerja dengan baik tentu dibutuhkan media penyimpan dengan kapasitas yang cukup besar. Kebutuhan  ruang disk yang besar ini disebabkan perkembangan software yang kian lama kian membutuhkan ruang yang banyak. Munculnya pemikiran untuk mengganti harddisk yang dimiliki dengan harddisk lain yang memiliki kapasitas yang lebih besar merupakan salah satu cara untuk mempersiapkan media penyimpan yang lebih besar. Sekarang harddisk yang tersedia di pasaran umumnya berukuran 4,3 GB (minimal) dalam mengupgrade harddisk tentunya kita menginginkan harddisk dengan kapasitas besar yang kita perkirakan aman untuk 2-3 tahun kedepan, bukan hanya itu saja kita juga ingin harddisk dengan teknologi terbaru untuk harddisk IDE/EIDE dengan teknologi Ultra DMA/66 atau Ultra ATA/66 yang secara teoritis dapat mentransfer data 66 megabits per detik, namun hal ini harus dilihat apakah motherboardnya mendukung atau tidak. Untuk anda yang memiliki komputer lama, anda pertama-tama harus mencek BIOS anda apakah dapat menangani harddisk dengan kapasitas besar khususnya harddisk yang berukuran diatas 8.4 GB, jika sekiranya tidak mendukung anda dapat terlebih dahulu melakukan Update BIOS dengan men-download dari vendor mother board anda atau dari vendor BIOS itu sendiri. Jika untuk individu baiknya digunakan harddisk EIDE saja, namun jika untuk Server gunakan jenis SCSI.

6    ZIP DRIVE + Media Penyimpan Lainnya 
Jika data yang disimpan itu sering berpindah-pindah dan kapasitasnya besar anda dapat menggunakan ZIP Drive yang memiliki catridge penyimpan yang cukup besar sekitar 100MB atau dengan menggunakan drive Jazz SCSI dengan kapasitas 2 GB dan drive ORB dengan kapasitas 2,2 BG. Suatu tawaran menarik dapat pula anda ambil dengan menggunakan CD-Recordable yang memiliki kapasitas tiap Cdnya sekitar 650MB, hal yang demikian ini sedang populer dikalangan kita khususnya untuk menyimpan file mp3 karena sering dipertukarkan dan sebagai pengganti CD music. Namun agar anda dapat melakukannya anda harus memiliki drive CD-RW nya.

7    Display
Upgrade display mungkin adalah bentuk upgrade yang sering dilakukan orang jika kita hanya melihat komponen tertentu dari display. Namun upgrade display ini terkadang dianggap bukanlah suatu hal yang penting terutama bagi orang yang tidak begitu menyenangi game komputer. Upgrade display itu sendiri meliputi upgrade monitor saja, kartu grafis saja atau kedua-duanya.

8    Monitor
Monitor yang kita pilih haruslah monitor yang memiliki dukungan resolusi yang tinggi sehingga tampilan yang dihasilkan akan lebih tajam dan lebih hidup dan memilki dukungan terhadap tampilan warna yang tinggi, bagi para pemilik monitor yang lama dapat menggantinya (jikalau mau) dengan monitor flatscreen yang sudah banyak dipasaran dan tentunya dengan layar yang lebih besar setidaknya 15”. Namun bagi anda yang penggemar game layar yang lebih besar akan lebih memberikan kepuasan semua itu kembali ke “kantong” masing-masing.

9    VGA Card
Namun peningkatan display tidak hanya dari kualitas monitor saja, upgrade kartu grafis juga akan memberikan pengaruh yang tidak sedikit. Jika anda hanya menggunakan komputer anda sebatas dokumen pengolahan kata, operasi pada spreadsheet atau untuk “surving” kartu grafis anda sekarang sudah cukup.  Namun jika anda banyak bekerja dengan aplikasi 3D berat atau anda pecandu game maka upgrade kartu grafis dapat menjadi sebuah pilihan yang cukup menggiurkan, terlebih lagi jika motherboard anda memiliki slot AGP, pilihan untuk Upgrade VGA card cukup banyak. Namun dari sekian banyak opsi yang tersedia untuk upgrade VGA yang perlu anda perhatikan dari sebuah kartu grafis adalah kecepatan RAMDACnya – sebuah chip yang mengkonversikan grafik PC kedalam sinyal analog merah, hijau, biru. Yang digunakan oleh monitor. Semakin cepat RAMDAC dari dari sebuah kartu grafis semakin halus gambar yang dihasilkan (semakin bagus kualitasnya). Vga yang menggunakan Chipset RivaTNT2, Voodoo 3, Matrox G400, Savage4 dapat menjadi pilihan terutama bagi anda yang GAME MANIA, serta usahakan memiliki memory VGA min 16 MB

Tips :
  1. 1.     Pilihlah Kartu grafis dengan kecepatan RAMDAC minimal 250 MHz.
  2. 2.     Downloadlah driver terbaru dari situs Web pembuatnya

10  Port
Anda mengalami kebingungan ketika ingin menambah komponen komputer anda karena port yang tersedia terlalu sedikit, seperti kamera desktop, scanner, kamera digital yang pada umumnya diproduksi sekarang ini dengan port USB (Universal Serial Bus), periksalah komputer anda apakah memiliki port USB ini. Port USB ini bentuknya seperti colokan persegi kecil yang berada pada panel belakang system. Port USB ini memiliki kecepatan transfer data yang lebih cepat dari port serial biasa sekitar 12 Mbps, USB juga merupakan Plug-and-Play sejati dan hot-swapping (dapat dikoneksi atau diskoneksi dengan peripheral tanpa harus mematikan PC. Jika anda measa membutuhkan port USB ini, hal pertama yang harus anda lakukan cek motherboard anda (ada USB atau tidak) apakah mendukung penambahan port USB (jika tidak ada), bila mendukung anda dapat menghubungi pembuat PC tersebut, untuk mendapatkan adapter yang diperlukan, untuk menghubungkan konektor motherboard ke panel belakang, bila tidak ada anda dapat membeli kartu add-in seperti Entrega 2-port USB upgrade. OS yang butuhkan untuk mendukung USB minimal win 95 OSR-2.

11   CD-RW vs DVD
DVD-ROM merupakan salah satu alternatif bagi anda CD-ROM anda sudah usang dan ingin menggantinya, itupun jika anda menginginkannya. DVD-ROM akan memberikan tampilan movie yang lebih baik, sebuah kit DVD-ROM terdiri dari DVD-ROM drive dan decoder card, decoder card dibutuhkan untuk memutar film DVD, karena jia menggunakan decoder MPEG-2 secara software akan memberikan hasil yang kurang bagus, selain itu decoder secara software ini membutuhkan PC high-end dan pemasangan DVD ini juga agak rumit. Sebuah DVD-ROM $200-350$.

CD-RW merupakan alternatif pilihan yang cukup baik bagi anda yang ingin mengganti CD-ROM. CD-RW dapat memungkinkan anda untuk menyinpan data pada disk dan membacanya, selain itupula CD-RW memungkin anda untuk membuat CD musik anda sendiri. Memiliki CD-RW berarti juga  anda memiliki sebuah upgrade media penyimpan karena anda dapat menyimpan data anda pada CD dengan kapasitas sekitar 600 MB. Selain itu anda dapat berbisnis dengan memiliki CD-RW seperti yang banyak ditekuni para pemilik CD-RW (namun sifatnya ilegal). Sebuah CD-RW $350-600.

Overclock / Overclocking
Overclock atau Overclocking adalah mengubah/mengatur kecepatan dari processor/CPU diatas kecepatan normal yang tertera pada processor tersebut.

Teknik atau cara yang dapat dilakukan untuk overclocking yaitu :
  1. Meningkatkan Multiplier.
  2. Meningkatkan Bus clock.
  3. Meningkatkan Bus clock dan Multiplier

Ketiga cara diatas dapat dilakukan secara fisik (hardware) maupun secara software.
  • Cara Hardware
Melakukan perubahan pada setting jumper/switch yaitu pada jumper yang mengatur bus clock dan mengatur multiplier.
  • Cara software
Melakukan perubahan pada bus clock atau Multiplier dengan mengaturnya pada BIOS melalui softmenu. Umumnya cara overclock semacam ini ada pada motherboard yang baru yang menggunakan jumperless dan BIOS yang memiliki softmenu  tersebut.

CPU
Manufacturers spec
Tuning result
Intel Pentium
2½ X 60 MHz = 150 MHz
3 X 66 MHz = 200 MHz
Intel Pentium Pro
3 X 66 MHz = 200 MHz
3½ X 66 MHz = 233 MHz
Intel Pentium II
3½ X 66 MHz = 233 MHz
4 X 75 MHz = 300 MHz
Intel Pentium II
4½ X 100 MHz = 450 MHz
4½ X 117 MHz = 527 MHz
Tabel Contoh Overclocking Pada Intel Pentium


Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam overclock, diantaranya:
1    Bus
Secara umum bus adalah penghubung secara fisik antar unit-unit dalam komputer dan antara komputer dengan dunia luar. Pendapat lain dikatakan bus adalah kumpulan garis atau kawat yang membawa sinyal pada komputer. Bus clock adalah frekuensi kerja dari bus yang ada pada motherboard. Bus clock itu sendiri berbeda-beda pada motherboard, yaitu 25 MHz, 30MHz, 33 MHz, 40 MHz, 50 MHz ini merupakan bus clock dari motherboard 486, sedangkan untuk motherboard Pentium keatas sudah menggunakan bus clock 60 MHz, 66 MHz, 75 Mhz, 83 MHz dan 100 MHz bahkan motherboard sekarang ada yang mampu mendukung sampai 150 MHz. Untuk bus clock >= 100 digunakan untuk prosesor Pentium II, Pentium III atau yangh setara dengannya. Pengguanaan bus clock harus =< dari clock memori agar tidak terjadi crash. Bus clock sering pula dikenal sebagai Bus frekuensi.

Processor
Chip set
System bus speed
CPU speed
Intel Pentium II
82440BX82440GX
100 MHz
350, 400, 450 MHz
AMD K6-2
Via MVP3ALi Aladdin V
100 MHz
250, 300, 400 MHz
Intel Pentium Xeon
82450NX
100 MHz
450, 500 MHz
Intel Pentium III
82440JX
133 MHz
533, 665 MHz
AMD K7
?
200 MHz
600, 800 MHz

tabel CPU clock dan BUS Clock

2.   CPU clock & Multiplier

CPU clock atau CPU speed adalah frekuensi kerja dari prosesor. Misalkan Pentium II 350 maka Cpu clocknya 350MHz, artinya tiap detik prosesor akan melakukan 350 juta cycle ‘putaran’ dimana tiap satu cycle prosesor dapat melakukan beberapa operasi sedrhana atau beberapa cycle untuk sebuah operasi yang komplex. Multiplier ‘pengali’ adalah suatu faktor yang menjadi faktor pembanding antara Cpu clock dan bus clock dengan rumus:
CPU clock = Bus clock x multiplier

Misal pentium 350 berarti bila menggunakan bus clock 100 mengunakan multiplier 3,5. Pengaturan multiplier dan bus clock pada pentium biasa dan sampai AMD K6-3 masih menggunakan jumper atau switch, sedangkan untuk motherboard yang ‘jumperless’ menggunakan set BIOS digunakan pada pentium II, pentium III, pentium Xeon.

CPU
Clock factor
Intel Pentium (P54C)
1½, 2, 2½, 3
Intel Pentium Pro
2½, 3, 3½, 4
Cyrix 6×86
2, 3
Cyrix 6x86MX (M2)
2, 2½, 3, 3½
Intel Pentium MMX (P55C)
2, 2½, 3, 3½
AMD K5 PR75 – PR133
1, 1½
AMD K5 PR150 and PR166
2
AMD K6-2 and K6-3
4, 4½, 5
Intel Pentium II
2 to 8 (theoretically)

Tabel Multiplier

3.   Jumper & Switch

Jumper adalah alat yang berfungsi sebagai saklar dan switch, wujud fisiknya biasanya berupa pin-pin yang menonjol pada motherboard. Sebagai pelengkap jumper disertakan konektor yang berguna untuk menghubungkan pin-pin pada jumper. Umumnya konektor menghubungkan 2 pin. Jumper 2 pin bila pinnya dihubungkan oleh konektor maka jumper berfungsi sebagai saklar sedangkan untuk jumper 3 pin jumper berfungsi sebagai switch, karena kombinasinya bisa 1-2 atau 2-3. Pada motherboard (socket 7) banyak sekali terdapat jumper untuk mengetahui fungsinya digunakan manual motherboard. Switch adalah kumpulan jumper-jumper yang bertugas bersama, pengaturan switch akan berpengaruh pada seluruh pengaturan jumper tersebut. Contoh penggunaannya pada pengaturan Bus clock, multiplier dan CPU voltage pada DFI motherboard super 7.

v  Mengatasi masalah panas

Overclocking akan mengakibatkan timbulnya panas yang cukup berlebihan, jika kita tidak menggunakan pendingin, untuk dapat overclocking dengan aman maka kita harus memiliki sistem pendingin yang baik pula. Sistem pendingin terbagi 2 :
  • Software
Banyak sofware yang beredar yang dapat digunakan sebagai software pendingin seperti waterfall dan rain
  • Hardware
dengan memasang heatsink dan kipas pada processor atau memakai hardware khusus, yang memang bekerja sebagai pendingin seperti kyro 1

v  Dampak Overclock
  • Dampak negatif overclock:
  1. Panas berlebihan pada prosesor karena dipaksa bekerja pada clock yang lebih tinggi, dapat dikurangi dengan penggunaan sistem pendingin yang sudah ada.
  2. Kesalahan operasi (pehitungan) prosesor karena akibat panas berlebihan.
  • Dampak positif overclock:
  1. Komputer menjadi lebih cepat seolah-olah bekerja dengan prosesor yang lebih tinggi.
  2. Cara termurah meningkatkan kecepatan kerja dari CPU.
  3. Dapat membuat prosesor yang tidak ada pada pasaran.

Troubleshooting

Pada tabel berikut ini akan diuraikan beberapa gejala yang mungkin timbul pada PC anda setelah anda melakukan perakitan,upgrade ataupun overclock.
Gejala
Sebab
Solusi
Led Indikator menyala terus (satu atau dua)
1. Konektor terbalik
1. Perbaiki
Motor tidak berputar
  1. Power supply error
  2. ‘Motor On’ sinyal tidak aktif
  3. Motor rusak
  4. Cek tegangan, konektor, dan kabel Power Supply
  5. Cek controller, konektor dan drive pada pin 16
  6. Ganti motor
 
Motor berputar tapi disk tidak ikut berputar
1. Spindle error
1. Cek cengkraman spindle
Pesan seek error
  1. Head alignment error
  2. Head tidak bisa mencapai track 0
  3. Index hole error
  4. Sejajarkan
  5. Perbaiki
  6. Cek sensor led atau mekanik untuk index hole
Cek pin 8
Tidak bisa baca dan tulis
  1. Power supply error
  2. Head tidak bekerja

  1. Head tidak bergerak

  1. Index hole error

  1. Sambungan ke head putus
  2. Drive tidak diset


  1. Head kotor
  2. Cek tegangan, konektor, dan kabel power supply
  3. Cek mekanisme head, biasanya tekanan head
      Cek pin 4
  1. Cek mekanisme stepper motor       
      Cek pin 20
  1. Cek sensor led atau mekanik untuk index hole
       Cek pin 8
  1. Cek sambungannya
  2. Cek pin 10,12
Cek drive select jumper
Cek konektor
  1. Bersihkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar